K E R I K I L

tak ada yang abadi di dunia ini selain cintanya Allah.SWT kepada umat manusia

Ashabul kahfi ( l )

Ashabul kahfi adalah nama sekelompok orang yang beriman yang hidup pada masa raja Diqyanus di Romawi,beberapa ratus tahun sebelum di utusnya nabi Isa as. Mereka hidup di tengan masyarakat penyembah berhala dan raja yang dzalim. Ketika sang raja mengetahui ada sekelompok orang yang tidak menyembah berhala maka sang raja marah lalu memanggil mereka dan memerintah mereka untuk mengikuti kepercayaan sang raja,tapi Ashabul Kahfi menolak dan lari,di kejarlah mereka untuk di bunuh,ketika mereka lari dari pasukan raja sampailah mereka di mulut sebuah gua yang kemudian di pakai untuk tempat persembunyian.
Dengan izin Allah mereka kemudian di tidurkan selama 309 tahun di dalam gua dan di jaangkitkan kembali ketika masyarakat dan raja sudah berganti menjadi masyarakat dan raja yang beriman kepada Allah SWT .

“( ingatlah) ketika pemuda- pemuda itu berlindung ke dalam goa lalu mereka berdoa ” wahai tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisimu dan sempurnakanlah bagi kami petumjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)” (QS Al-kahfi : 10)

berikut adalah kisah ashabul kahfi (penghuni gua) yang di tafsir secara jelas dalam ceritanya…

Dikala Umar Ibnul Khattab memangku jabatan sebagi Amirrul Mukminin,pernah datang kepadanya beberapa orang pendeta Yahudi,mereka berkata kepada Khalifah ” hai Khalifah Umar . .Anda telah memegang kekuasaan sesudah Muhammad dan sahabatnya,Abu Bakar,kami hendak menanyakan beberapa masalah penting kepada anda,jika anda dapat memberikan jawaban kepada kami,barulah kami mau mengerti bahwa islam merupakan agama yang benar dan Muhammad benar-benar seorang nabi,jika anda tidak dapat menjawab,berarti bahwa agama islam itu bathil dan Muhammad bkan seorang nabi”
“silahkan bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan” sahut Khalifah Umar
“jelaskan kepada kami induk kunci (gembok)mengancing langit,apakah itu. ? Tanya pendeta-pendeta itu memulai pertanyaan pertanyaannya. “terangkan kepada kami tentang adanya sebuah kuburan yang berjalan bersama penghuninya..Apakah itu. ? Tunjukan kepada kami tentang suatu mahluk yang dapat memberi peringatan kepada bangsanya ia bukan manusia dan bukan jin.! Terangkan kepada kami tentang 5 mahluk yang dapat berjalan di permukaan bumi,tetapi mahluk itu tidak dilahirkan dari kandungan ibu atau induknya,.Beritahukan kepada kami apa yang di katakan burung puyuh (gemak)di saat ia sedang berkicau.? Apakah yang di katakan ayam jantan di kala ia sedang berkokok.? Apakah yang di katakan kuda disaat ia sedang meringkik.? Apakah yang di katakan katak di waktu ia sedang bersuara.? Apakah yang di katakan keledai disaat ia sedang meringkik,? Apakah yang di katakan burung pipit pada waktu ia sedang berkicau.?

Khalifah Umar menundukan kepala untuk sejenak berfikir,kemudian berkata “bagi Umar,jika ia menjawab “tidak tahu” atas pertanyaan-pertanyaan yang memang tidak di ketahui jawabannya,bukanlah suatu hal yang memalukan..

Mendengar jawaban Khalifah Umar seperti itu,pendeta-pendeta yahudi yang bertanya berdiri melonjak-lonjak kegirangan sambil berkata:”sekarang kami bersaksi bahwa Muhammad bukan seorang nabi dan agama islam itu adalah bathil.”

Salman Al-farisi yang saat itu hadir segera bangkit dan berkata kepada pendeta-pendeta yahudi itu “kalian tunggu sebentar”

ia cepat-cepat pergi ke rumah Ali bin Abi Thalib,setelah bertemu Salman berkata “Ya Abal Hasan selamatkanlah agama islam” . Imam Ali ra,bingun lalu bertanya “mengapa. ?” . Salman kemudian menceritakan apa yang sedang di hadapi oleh Khalifah Umar Ibnul Khattab. Imam Ali segera berangkat menuju ke rumah Khalifah Umar,ketika Umar melihat Ali bin Abi Thalib datang, ia segera bangun dari tempat duduknya lalu buru-buru memeluknya,sambil berkata :”ya Abal Hasan,tiap ada kesulitan besar engkau yang selalu ku panggil”.
Setelah berhadap-hadapan dengan para pendeta yang sedang menunggu-nunggu jawaban itu,Ali bin Abi Thalib berkata:”silahkan kalian bertanya tentang apa saja yang kalian inginkan,Rasulullah SAW sudah mengajarkanku seribu macam ilmu dan tiap-tiap jenis ilmu itu mempunyai seribu macam cabang ilmu.

April 15, 2008 Ditulis oleh afriangga | Tak Berkategori | | Belum Ada Tanggapan

H A R A P A N

Di pagi hari yang sepi , ku terbaring seorang diri , menerawang jauh membayangkan seseorang yang selalu datang dalam impian.
Meski langkah tak sampai
Tangan tak berjabat
Ucap tak terdengar
Namun hati yang selalu berkata.
Di saat ku termenung , ku ingat dirimu , ku rindu suaramu , ku rindu , ku rindu kata-katamu
Hati ini selalu bertanya. . ?
Apakah ku bisa berada di sisimu. . ?
Apakah ku bisa merasakan hangatny pelukanmu. . ?
Apakah ku bisa melihat senyumu. . ?
Apakah ku bisa memiliki dirimu dan kasih sayangmu. . ?
Namun aku sadar. . Manusia hanya bisa berencana tapi Alloh lah yang menentukan semua ini.

April 1, 2008 Ditulis oleh afriangga | puisi | | Belum Ada Tanggapan